Rabu, 11 Maret 2009

Sudah siap jadi orang tua ?

Setelah menikah, ingin rasanya segera punya anak. Namun, benarkah Anda dan pasangan sudah siap dengan hadirnya si kecil di antara kalian?

Memiliki anak memang merupakan tujuan dari perkawinan pada umumnya. Namun banyak hal yang akan berubah dengan hadirnya anak dalam rumah tangga. Untuk itu Anda dan pasangan perlu benar-benar mempersiapkan diri menyambut kehadiran si kecil, bahkan ketika ia belum hadir di rahim Anda.

Bulatkan tekad! Menjadi orang tua bukan hanya masalah tradisi semata, melainkan sebuah profesi. Ketika si kecil hadir, maka ada peran baru untuk Anda dan pasangan yang memiliki tanggung jawab yang besar. Anak merupakan komitmen seumur hidup yang wajib Anda asuh, sayang, dan lindungi.

Meskipun tanggung jawab yang harus Anda dan pasangan pikul jika memiliki anak, Anda tak perlu berkecil hati. Ada banyak juga sisi yang menyenangkan dan memuaskan dengan hadirnya anak.

Dan untuk itu, Anda dan pasangan harus saling mendukung, sehingga akan terbentuk pandangan positif mengenai kehamilan. Dan ibu yang memiliki sikap positif terhadap kehamilannya akan memandang peran orang tua sebagai kesempatan untuk mengembangkan diri.

Siap menghadapi perubahan bentuk tubuh. Semua ibu hamil pasti akan mengalami perubahan bentuk tubuh yang 'luar biasa'. Perubahan ini cenderung memengaruhi citra seseorang terhadap dirinya. Dan pada saat hamil, calon ibu akan menjadi sangat peka, dan cenderung tidak percaya diri terhadap penampilan barunya.

Perubahan ini sangat berpengaruh terhadap suasana hati ibu hamil. Ada baiknya jika sejak awal, calon ibu dan calon ayah, mulai mencoba untuk memahami kemungkinan terjadinya perubahan-perubahan ini. Dukungan dari suami sangat diperlukan terkait dengan perubahan bentuk tubuh calon ibu. Namun, yakinlah bahwa berbagai perubahan itu hanya bersifat sementara.

Bagaimana? Sudah siapkah menghadapi itu semua? Kalau sudah, selamat datang di dunia Ayah dan Bunda!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar